PENDIDIKAN SEKSUAL DALAM PERSPEKTIF HADIS DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL KEMASYARAKATAN

Penulis

  • Salsabila Dzahabiyyah Adzra Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember
  • Nurul Budi Murtini Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Kata Kunci:

Hadis, Edukasi Seksual, Stabilitas Sosial

Abstrak

Ilmu tentang pendidikan seksualitas merupakan ilmu yang masih dianggap tabu di tengah masyarakat hari ini, karena bagi masyarakat Indonesia pendidikan seks dikaitkan dengan hal yang berbau hubungan seks atau pornografi. Meningkatnya jumlah kekerasan seksual, prostitusi, serta penyimpangan seksual LGBT dapat mengganggu tatanan stabilitas sosial. Menurut data Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) hingga saat ini, terdapat 3.472 kasus dengan 31,8% korbannya berada di kelompok usia 13-17 tahun. Sementara itu 47,1% pelaku berada di rentang usia 25 sampai 44 tahun, artinya terdapat banyak orang dewasa yang belum paham mengenai kekerasan seksual651. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analitif. Jenis penelitian yang digunakan berupa studi pustaka dengan menggunakan data utama yaitu buku karya Yusuf Madani yang berjudul ‚At Tarbiyah Al Jinsiyah Lil Athfal wa al Balighin (Pendidikan Seks Anak dan remaja)‛ pada tahun 1995. Pendidikan seksual bukan hanya mengajarkan cara berhubungan seks semata, melainkan lebih kepada upaya memberikan pemahaman kepada anak sesuai dengan usianya yang bertujuan agar para remaja dapat menjaga diri dari tindakan kekerasan seksual dan menjadi pelaku kekerasan seksual, sehingga anak-anak dan remaja juga memiliki pemahaman bahwa mereka memiliki hak atas dirinya yang tak boleh diintervensi oleh orang lain.

Unduhan

Diterbitkan

2023-07-08