Analisis Preventif Praktik Poligami Tanpa Persetujuan Istri Pertama: Kajian Melalui Pendekatan Sadd al-Dzari’ah

Authors

  • Ibnu Alfan Khoiri Akhmadi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Keywords:

Poligami, Sadd al-Dzari’ah, Keharmonisan keluarga

Abstract

Praktik poligami tanpa persetujuan istri pertama menimbulkan problematika hukum dan sosial yang kompleks, khususnya dalam konteks sistem hukum keluarga di Indonesia. Meskipun peraturan normatif seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam memberikan ruang terbatas dalam praktik poligami, pelaksanaannya yang tidak memenuhi syarat formal dan substantif berpotensi menimbulkan mafsadah dan ketidakadilan, terutama terhadap istri pertama. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis praktik tersebut melalui pendekatan sadd al-ḍzari’ah sebagai metode preventif dalam ushul fikih yang relevan untuk mencegah kerusakan hukum dan sosial dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap literatur fikih klasik, regulasi perkawinan nasional, dan penelitian empiris kontemporer. Hasil analisis menunjukkan bahwa prinsip sadd al-ḍzari’ah telah terefleksi dalam ketentuan hukum positif melalui prosedur izin poligami di Pengadilan Agama, serta dapat dijadikan basis konseptual untuk memperkuat regulasi agar lebih berorientasi pada kemaslahatan dan perlindungan hak perempuan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan urgensi integrasi pendekatan preventif Islam dengan sistem hukum nasional dalam merespons praktik poligami yang tidak sah agar tercipta tatanan keluarga yang adil dan harmonis.

References

Abduh, M, dan D Tanjung. “Hukum Musik Dalam Perspektif Saddu Dzara’i.” Tabayyun: Journal Of Islamic Studies 2, no. 2 (2024): 487–96. https://journal.tabayanu.com/index.php/tabayyun/article/view/78.

Adil, Ahmad, Yunita Liana, Rini Mayasari, Annastasia Sintia Lamonge, Rida Ristiyana, Fahmy Rinanda Saputri, Irma Jayatmi, et al. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif: Teori dan Praktik. Jakarta: Get Press indonesia, 2023.

Ambarayadi, Bian, dan Andi Molawaliada Patodongi. “Poligami dalam Negara-Negara Islam.” As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga 6, no. 2 (28 Mei 2024): 1764–83. https://doi.org/10.47467/as.v6i2.6663.

Ansori, Fathan. “Analisis Yuridis Tentang Bentuk Berlaku Adil Dalam Perkawinan Poligami.” Al-Adl: Jurnal Hukum 14, no. 2 (19 Juli 2022): 405. https://doi.org/10.31602/al-adl.v14i2.6582.

Djufri, Andi Takdir, Abdul Halim Talli, dan Saleh Ridwan. “Metode Sad/Fath Az Zariah dalam Pemahaman Hukum Islam.” El-Iqthisady: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah 7, no. 1 (2025): 467–83. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/el-iqthisady.v7i1.58777.

Hannan, Abd, dan Abdul Rosid. “Poligami tanpa izin istri pertama menurut Hanafiyah dan Syafi’iyah serta Undang-undang 1974 Perkawinan.” As-Sakinah Journal of Islamic Family Law 2, no. 2 (29 Agustus 2024): 85–96. https://doi.org/10.55210/jhki.v2i2.452.

Harahap, Nur’Ain. “Saddu al-Dzari’ah Muamalah.” Bisnis-Net: Jurnal Ekonomi dan Bisnis 2, no. 1 (2019): 78–87. https://doi.org/https://doi.org/10.46576/bn.v2i3.428.

Hasbi, M Fikri, dan Dede Apandi. “Pernikahan dalam Perspektif Al-Qur’an.” Hikami : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir 3, no. 1 (6 Juli 2022): 1–18. https://doi.org/10.59622/jiat.v3i1.53.

Hikmah, Nurul. “Strategi Pendidikan Karakter Pada Anak Dalam Setting Keluarga di Era Disrupsi.” Genderang Asa: Journal of Primary Education 2, no. 1 (2021): 12–24. https://doi.org/10.47766/ga.v2i1.1351.

Laksmi, Dyah Ayu Vijaya. “Perspektif Filsafat Hukum Islam dalam Poligami.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 5, no. 2 (11 Februari 2022): 595–601. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i2.460.

Ledianto, Fajar, Khalilullah, dan Muhsin Muis. “Women’s Rights in Rejecting Polygamy: Islamic Law Perspective and Compilation of Islamic Law in Indonesia.” Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam 11, no. 2 (30 Desember 2024): 134–51. https://doi.org/10.24252/al-qadau.v11i2.53218.

Lubis, Wahyu Gunawan, dan Muktarruddin Muktarruddin. “Peran konseling pranikah dalam menurunkan angka perceraian di kota Tanjung Balai.” Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia 9, no. 2 (30 November 2023): 995. https://doi.org/10.29210/1202323413.

Lukman Chakim, Mohammad, dan Muhammad Habib Adi Putra. “Dialektika Poligami dengan Feminisme: Analisis Maqasid Syariah Terhadap Poligami Menurut Ulama Klasik dan Feminisme.” Al-Syakhsiyyah: Journal of Law & Family Studies 4, no. 1 (2 September 2022): 130. https://doi.org/10.21154/syakhsiyyah.v4i1.4683.

Makka, Misbahul Munir, dan Tuti Fajriati Ratundelang. “Poligami tanpa Izin Istri Pertama dan Dampaknya terhadap Keluarga.” Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law 2, no. 1 (2022): 34–51. https://doi.org/10.30984/ajifl.v2i1.1937.

Malisi, Ali Sibra. “Pernikahan dalam Islam.” SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum 1, no. 1 (31 Oktober 2022): 22–28. https://doi.org/10.55681/seikat.v1i1.97.

Mirza, Elina, Kurniati Kurniati, dan Lomba Sultan. “Qiyas dan Sadd Al-Zari’ah dalam Penyelesaian Kasus Fikih Nikah Beda Agama.” JURNAL ILMIAH FALSAFAH: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora 9, no. 1 (2 Februari 2023): 1–10. https://doi.org/10.37567/jif.v9i1.1600.

Misranetti, Misranetti. “Sadd Al-Dzari’ah Sebagai Suatu Hukum Metode Istinbat Hukum Islam.” Jurnal An-Nahl 7, no. 1 (29 Juni 2020): 51–75. https://doi.org/10.54576/annahl.v7i1.5.

Muhammad Idris Sarumpaet, dan Dhiauddin Tanjung. “Al-Adillah Al-Mukhtalaf Fiha: Sadd Al-Zari’ah.” JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 3, no. 4 (5 Juli 2024): 42–57. https://doi.org/10.55606/jhpis.v3i4.3981.

Mulyanto, Edy. “Azas Monogami dan Azas Poligini Dalam Sistem Hukum Perkawinan di Indonesia Beserta Sanksi Terhadap Pelanggarnya.” Pamulang Law Review 5, no. 1 (15 Agustus 2022): 109. https://doi.org/10.32493/palrev.v5i1.23614.

Muttaqin, Jamalul, dan Syamsiyani Syamsiyani. “Diskursus ketidakadilan Gender: Kritik Terhadap Praktik Poligami.” SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak 5, no. 02 (13 Januari 2023): 58–68. https://doi.org/10.32332/jsga.v5i02.7438.

Nurjanah, Elpa, Pathur Rahman, dan Anggi Wahyu Ari. “Konsep Adil Poligami dalam Al Quran.” Al-Misykah: Jurnal Studi Al-qur’an dan Tafsir 1, no. 2 (1 Juli 2021): 151–64. https://doi.org/10.19109/almisykah.v1i2.9035.

Nurliana, Nurliana. “Pernikahan dalam Islam Antara Ibadah dan Kesehatan Menuju Keselamatan.” Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan 19, no. 1 (7 Maret 2022): 39–49. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v19i1.397.

Pua, Brendah, Deicy N. Karamoy, dan Mercy MM Setlight. “Kedudukan Asas Monogami dalam Pengaturan Hukum Perkawinan di Indonesia.” NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial 9, no. 6 (2022): 2373–2403. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31604/jips.v9i6.2022.2373-2403.

Puspytasari, Heppy Hyma, Alif Maulana, dan Febi Agustina. “Poligami dalam Hukum Islam dan Hukum Perkawinan.” Journal of Education Research 4, no. 4 (30 Desember 2023): 2517–24. https://doi.org/10.37985/jer.v4i4.669.

Rasyidi, Aqmal, Rahimah Tul Sa’dah, dan Lilik Andaryuni. “Kajian Hukum Islam dan Hukum Positif Mengenai Taklik Poligami dalam Perjanjian Perkawinan Untuk Mencegah Poligami Ilegal di Indonesia.” Mauriduna: Journal of Islamic Studies 5, no. 2 (12 Desember 2024): 589–602. https://doi.org/10.37274/mauriduna.v5i2.1251.

Rizki Amar, Isyaq Maulidan, dan M. Rafli Kurniawan. “Kekerasan Dalam Rumah Tangga Sebagai Alasan Perceraiaan (Analisis Putusan Nomor 737/Pdt.G/2021/PA.TPI Perspektif Saddu Adz-Dzari’ah).” El-Faqih : Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam 10, no. 1 (25 April 2024): 98–116. https://doi.org/10.58401/faqih.v10i1.1287.

Sa’diyah, Chalimatus, dan Abdullah Afif. “Larangan Perkawinan Adat Jawa Jilu Perspektif Sadd Al-Dzari’ah.” Shakhsiyah Burhaniyah: Jurnal Penelitian Hukum Islam 8, no. 2 (11 September 2023): 141–62. https://doi.org/10.33752/sbjphi.v8i2.4345.

Sanata, Yunita Rohmah Awalina. “Urgensi Sadd Adz-Dzari’ah Dalam Mengatasi Masalah Perekonomian Indonesia.” Cakrawala Repositori IMWI 6, no. 3 (2023): 656–65. https://doi.org/https://doi.org/10.52851/cakrawala.v6i3.3.

Septiandani, Dian, dan Dhian Indah Astanti. “Konsekuensi Hukum Bagi Suami yang Melaksanakan Poligami yang Melanggar Aturan Hukum Positif Indonesia dan Hukum Islam.” Jurnal USM Law Review 4, no. 2 (29 November 2021): 795–817. https://doi.org/10.26623/julr.v4i2.4314.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (n.d.).

Published

2025-08-07

How to Cite

Ibnu Alfan Khoiri Akhmadi. (2025). Analisis Preventif Praktik Poligami Tanpa Persetujuan Istri Pertama: Kajian Melalui Pendekatan Sadd al-Dzari’ah . Prosiding Hukum Keluarga Islam, 114–128. Retrieved from http://prosiding.stdiis.ac.id/index.php/hki/article/view/80

Issue

Section

Proceedings Article