Disparitas Penetapan Hak Asuh Anak Perspektif Hukum Islam

Studi Putusan Pengadilan Agama Stabat dan Sangatta

Penulis

  • Inanda Salsabila Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i
  • Witia Oktaviani Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Kata Kunci:

hak asuh anak, Hadhanah, Maqashid Syariah

Abstrak

Anak berhak untuk dididik dan dipelihara oleh kedua orang tuanya setidaknya hingga sang anak tumbuh dewasa. Hak ini terlindungi oleh hukum, bahkan dalam kasus terjadinya perceraian. Namun, dalam praktiknya tidak jarang muncul disparitas antar putusan hakim akibat perbedaan penafsiran norma dan penilaian faktual kasus yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hak asuh anak (ḥaḍhanah) dalam perspektif hukum positif Indonesia dan hukum Islam, menganalisis perbedaan metode dan dasar pertimbangan hukum putusan PA Stabat Nomor 25/Pdt.G/2025/PA.Stb dan PA Sangatta Nomor 286/Pdt.G/2024/PA.Sgta, serta mengevaluasi keselarasannya dengan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-normatif dan analisis deskriptif berdasarkan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam dan hukum positif Indonesia mengakui hak asuh anak sebagai kewajiban untuk menjamin perlindungan dan kesejahteraan anak, dapat diberikan dalam kondisi tertentu, dan keputusannya berada di bawah kewenangan Majelis Hakim. Putusan PA Stabat menggunakan interpretasi gramatikal sementara putusan PA Sangatta menggunakan interpretasi teleologis. Keduanya memaknai pasal 105 KHI sesuai kemaslahatan anak (Best Interest of The Child), hal ini selaras dengan prinsip Maqashid Syariah dan kaidah fikih klasik. Hasil ini mencerminkan fleksibilitas ketentuan hukum Islam dan hukum positif Indonesia.

Referensi

Al-Qur’an Al-Karim

Abror, Mhd, Akbarizan, dan Akmal Abdul Munir. “Maqashid Syariah dalam Pengasuhan Anak di Indonesia Telaah Hadis Nabi dan Implikasinya dalam Hukum Keluarga Islam.” Jurnal El-Thawalib 6, no. 2 (29 April 2025): 227–40. https://doi.org/10.24952/EL-THAWALIB.V6I2.15108.

Aguswandi, dan Adam Sani. “Analisis Putusan Hakim Terhadap Hak Asuh Anak Pada Putusan (Nomor 225/Pdt.G/2022/MS.Mbo).” SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum 2, no. 4 (15 Juli 2023): 394–400. https://doi.org/10.55681/SEIKAT.V2I4.649.

Al-Barrak, Ahmad bin Shalih. “Ahkam Al-Hadhanah fi Al-Fiqh Al-Islami.” Majallah Al-Adl, no. 66 (2014): 289–324.

Al-Fauzan, Shalih bin Fauzan. al-Mulakkhos al-Fiqh. 1 ed. Vol. 2. Saudi Arabia: Darul ’Ashimah, 2002.

Alfian, Risky, Bayu Tri Maryono, Muhammad Rafli Rismawan, Reza Ramdan Gumilar, dan Farahdinny Siswajanthy. “Penguatan Asas Ius Curia Novit dalam Praktek Peradilan Perdata di Indonesia.” Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan 4, no. 11 (18 Juni 2024): 71–80. https://doi.org/10.3783/CAUSA.V4I11.3912.

Arianto, Bambang. Triangulasi Metoda Penelitian Kualitatif. Borneo Novelty Publishing. Balikpapan: Borneo Novelty, 2024. https://doi.org/10.70310/Q81ZDH33.

Azungah, Theophilus. “Qualitative Research: Deductive and Inductive Approaches to Data Analysis.” Qualitative Research Journal 18, no. 4 (15 November 2018): 383–400. https://doi.org/10.1108/QRJ-D-18-00035/FULL/XML.

Baidawi, Ahmad, dan Muhammad Zainuddin Sunarto. “Hak Asuh Anak dalam Perspektif KHI dan Madzhab Syafi’i.” Hakam : Jurnal Kajian Hukum Islam dan Hukum Ekonomi Islam 4, no. 1 (13 Juni 2020). https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/hakam/article/view/1928.

Batubara, Rajali. “Peranan Interpretasi Hukum dalam Praktik Peradilan di Indonesia.” El-Sirry: Jurnal Hukum Islam dan Sosial 2, no. 1 (21 Juni 2024): 71–92. https://doi.org/10.24952/EJHIS.V2I1.11384.

Gani, Burhanuddin A., dan Aja Mughnia. “The Concept of Hadhanah from the Perspective of the Syafi’i Mazhab and Its Implementation in the Decision of the Syar’iyah Court of Banda Aceh City Number 314/Pdt G/2017/MS Bna.” El-Hadhanah : Indonesian Journal Of Family Law And Islamic Law 1, no. 1 (14 Juni 2021): 43–62. https://doi.org/10.22373/HADHANAH.V1I1.1615.

Hifni, Mohammad, dan Asnawi Asnawi. “Problematika Hak Asuh Anak dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif.” Jurnal Res Justitia: Jurnal Ilmu Hukum 1, no. 1 (23 Januari 2021): 39–57. https://doi.org/10.46306/rj.v1i1.4.

Irianto, Sulistyowati. “Metode Penelitian Kualitatif dalam Metodologi Penelitian Ilmu Hukum.” Jurnal Hukum & Pembangunan 32, no. 2 (19 Juni 2017): 155. https://doi.org/10.21143/JHP.VOL32.NO2.1339.

Islami, Irfan, dan Aini Sahara. “Legalitas Penguasaan Hak Asuh Anak Dibawah Umur (Hadhanah) Kepada Bapak Pasca Perceraian.” ADIL: Jurnal Hukum 10, no. 1 (26 November 2019). https://doi.org/10.33476/AJL.V10I1.1070.

Ismayani, Ismayani, dan Syaiful Khoiri Harahap. “Hak Asuh Anak dalam Hukum Islam dan Hukum Positif.” All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety 3, no. 2 (30 Juni 2023): 129–35. https://j-las.lemkomindo.org/index.php/AFoSJ-LAS/article/view/585.

Isnantiana, Nur Iftitah. “Legal Reasoning Hakim dalam Pengambilan Putusan Perkara di Pengadilan.” Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam 18, no. 2 (16 Oktober 2017): 41–56. https://doi.org/10.30595/ISLAMADINA.V18I2.1920.

Junaidi, Junaidi. “Perlindungan Hukum Terhadap Hak Anak di Indonesia.” Journal of Law, Society, and Islamic Civilization 8, no. 1 (20 Februari 2021): 1–13. https://doi.org/10.20961/JOLSIC.V8I1.48698.

Khair, Umul. “Pelaksanaan Hak Asuh Anak Setelah Terjadinya Perceraian.” Jurnal Cendekia Hukum 5, no. 2 (30 Maret 2020): 291–306. https://doi.org/10.33760/JCH.V5I2.231.

Manullang, E. Fernando M. “Penafsiran Teleologis/Sosiologis, Penafsiran Purposive dan Aharon Barak: Suatu Refleksi Kritis.” Veritas et Justitia 5, no. 2 (27 Desember 2019): 262–85. https://doi.org/10.25123/VEJ.V5I2.3495.

Masyhadi, Ahmad, dan Muhammad Aly Mahmudi. “Hak Asuh Anak Pasca Perceraian Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia.” Al-Faruq: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam 3, no. 1 (30 Juli 2024): 35–51. https://doi.org/10.58518/AL-FARUQ.V3I1.3011.

Misnan, Misnan. “Haqqul Hadhanah dalam Perspektif Pendidikan Islam.” Mimbar Akademika 8, no. 2 (13 Januari 2023). https://mimbarakademika.com/index.php/jma/article/view/187.

Muizzudin, Ahmad Haris, dan M Willian Anwar. “Tinjauan Yuridis Relevansi Pasal 41 Huruf A Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Pasal 105 Kompilasi Hukum Islam Tentang Hak Asuh Anak Pasca Perceraian.” al-Akmal: Jurnal Studi Islam 2, no. 3 (30 Juni 2023): 50–62. https://e-journal.iaidalampung.ac.id/index.php/al-akmal/article/view/56.

Nashrullah, Yazid, dan Endah Hartati. “Pengaruh Prinsip Best Interest of Child Dalam Penentuan Hak Asuh Anak Pada Kasus Perceraian Menurut Hukum Perdata (Analisis Terhadap Putusan-Putusan Pengadilan).” Lex Patrimonium 2, no. 2 (28 November 2023): 10. https://scholarhub.ui.ac.id/lexpatri/vol2/iss2/10.

Oktavia, Revina, dan Rahmadani Fitri Ginting. “Peran Perempuan dalam Pendidikan Islam: Studi Peran Ibu Sebagai Madrasatul Ula dalam Pendidikan Anak.” Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah 12, no. 3 (22 Februari 2025): 71–80. https://doi.org/10.4236/TASHDIQ.V12I3.11633.

Pakaya, Risan, dan Asriadi Zainuddin. “Hak Asuh Anak Jatuh Kepada Bapak Perspektif Hukum Islam.” AS-SYAMS 4, no. 1 (1 Februari 2023): 105–15. https://ejournal.iaingorontalo.ac.id/index.php/AS-SYAMS/article/view/1409.

Pertiwi, Nyimas Lidya, dan Cici Nur Sa’adah. “Hadhanah dan Kewajiban Orang Tua dalam Perspektif Hukum Islam.” Syakhshiyyah Jurnal Hukum Keluarga Islam 2, no. 1 (14 Juni 2022): 49–60. https://doi.org/10.32332/SYAKHSHIYYAH.V2I1.4997.

Rahman, Babur, Islam Zainul, Hasan Genggong, dan Nanik Paripati Qomaria. “Hak asuh anak pasca perceraian dalam perspektif hukum islam dan hukum positif di Indonesia.” Al-Muqaranah : Jurnal Perbandingan Mazhab dan Hukum 2, no. 1 (28 Februari 2024): 20–28. https://doi.org/10.55210/JPMH.V2I1.341.

Ramadhan, Suci, dan J. M. Muslimin. “Indonesian Religious Court Decisions on Child Custody Cases: Between Positivism and Progressive Legal Thought.” JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) 21, no. 1 (10 Juni 2022): 89–100. https://doi.org/10.31958/JURIS.V21I1.5723.

Rambe, Rachmat Husein, Mhd. Amar Adly, dan Heri Firmansyah. “Teori Dalil Hukum Hadhanah.” Student Research Journal 3, no. 1 (10 Januari 2025): 202–15. https://doi.org/10.55606/srj-yappi.v3i1.1716.

Rohman, Moh. Mujibur, Nashrul Mu’minin, Mowafg Masuwd, dan Elihami Elihami. “Methodological Reasoning Finds Law Using Normative Studies (Theory, Approach and Analysis of Legal Materials).” MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum 4, no. 2 (27 Desember 2024): 204–21. https://doi.org/10.47498/MAQASIDI.V4I2.3379.

Sungkar, Ali Abdul Razak. “Pembuktian dan Pertimbangan Hakim Menjatuhkan Putusan Pidana Melebihi Tuntutan Penuntut Umum dalam Perkara Turut Serta Menimbulkan Kebakaran Bagi Barang.” Jurnal Verstek 7, no. 2 (1 September 2019). https://doi.org/10.20961/JV.V7I2.34285.

Suparno, Suparno, dan Abdul Jalil. “Penemuan Hukum oleh Hakim di Indonesia.” Law, Development and Justice Review 5, no. 1 (7 Juni 2022): 47–59. https://doi.org/10.14710/LDJR.V5I1.15043.

Wibowo, Mardian. “Justices’ Freedom of Constitutional Interpretation Method in The Indonesian Constitutional Court.” JURNAL MIMBAR HUKUM 25, no. 2 (2013): 284–99. https://jurnal.ugm.ac.id/jmh/article/view/16085.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kompilasi Hukum Islam.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-06

Cara Mengutip

Salsabila, I., & Oktaviani, W. (2025). Disparitas Penetapan Hak Asuh Anak Perspektif Hukum Islam: Studi Putusan Pengadilan Agama Stabat dan Sangatta. Prosiding Hukum Keluarga Islam, 54–68. Diambil dari http://prosiding.stdiis.ac.id/index.php/hki/article/view/76

Terbitan

Bagian

Artikel Prosiding