Rekonstruksi Hadhanah dalam Hukum Keluarga Islam: Tawaran Sharing Custody Berbasis Maqasid Jasser Auda
Kata Kunci:
sharing custody, Maqashid Syariah, Islamic Family lawAbstrak
Pengaturan hak asuh anak pasca perceraian (hadhanah) dalam hukum keluarga Islam di Indonesia cenderung menganut sistem isplit custody, yang berpotensi mengabaikan keterlibatan salah satu orang tua dan berdampak negatif terhadap perkembangan anak, Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep sistem hak asuh bersama (sharing custody) dalam perspektif maqasid al-syariah Jasser Auda dan merefleksikan potensi reformulasinya dalam hukum keluarga nasional. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normarif dengan pendekatan perundang-undnagan dan konseptual. Sumber data diperoleh dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan non-hukum dengan menggunakan teknik pengumpulan studi kepustakaan dan dianalisis melalui metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem sharing custody dalam bingkai maqa>sid al-syari>ah Jasser Auda, merupakan sebuah tawaran alternative yang relevan, progresif, dan maslahat dalam merespons tantangan pengasuhan anak pasca perceraian. Konsep ini tidak hanya menjawab kebutuhan realitas social yang terus berkembang, tetapi juga mencerminkan semangat keadilan, penghormatan terhadap martabat anak, serta keterlibatan kolektif kedua orang tua secara aktif dan setara. Oleh karena itu, integrasi sharing custody ke dalam sistem hukum keluarga Islam di Indoensia melalui pendekatan maqa>sid kontemporer menjadi kebutuhan yang menndesak dalam merespons tantangan social ke depan.
Referensi
Abadi, Muhammad Syamsul Haq al-’Azhim. ’Aun al-Ma’bud Syarh Sunan Abi Dawud. 2 ed. Vol. 5–6. Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 2009.
Amsar, Muhammad Muhajirin. Misbah al-Zhulam Syarh Bulughul Maram Min Adillatil Ahkam. Vol. 3. Dar al-Hadits, 2014.
ʿAuda, Jasser. Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. Disunting oleh Jasser ʿAuda. The International Inst. of Islamic Thought, 2008.
Ibn Hammam al-Shan’ani, Abi Bakr ’Abdurrazaq. al-Mushannaf. 8 ed. Vol. 7. Maktab al-Islami, 1983.
Ibn ’Isa al-Tirmidzi, Abi ’Isa Muhammad. al-Jami’ al-Kabir. 2 ed. Vol. 2. Dar al-Gharab al-Islamiy, 1998.
Kementerian Agama dan Wakaf Kuwait. al-Mawsu’ah al-Fiqhiyyah. 2 ed. Vol. 17. Dzat al-Salasil, 1990.
Muhammad Ibn Abi Syaibah, Abdillah Abi Bakr Ibn. al-Kitab al-Mushannaf Fi al-Ahadits Wal Atsar. 1 ed. Vol. 4. Dar al-Taj, 1989.
M.Zein, Satria Effendi. Problematika Hukum Keluarga Islam Kontemporer: Analisis Yurisprudensi dengan Pendekatan Ushuliyah. 1 ed. Kencana Prenada Media Group, 2010.
Razi, Muhammad al-. Mukhtar al-Sihah. Maktabah Lubnan, 1989.
Sabiq, Sayyid. Fiqh al-Sunnah. 1 ed. Dar al-Hadits, 2004.
Zuhayli, Wahbah al-. Ushul Fiqh al-Islamiy. 1 ed. Dar al-Fikr, 1986.
Abdullah, M.Amin. “HAK KEBEBASAN BERAGAMA DAN BERKEYAKINAN: Pendekatan Filsafat Sistem dalam Usul Fikih Sosial.” SALAM:Jurnal Ilmu-ilmu Sosial 14, no. 1 (2011). https://ejournal.umm.ac.id/index.php/salam/article/view/1602.
Asnawi, M. Natsir. “PENERAPAN MODEL PENGASUHAN BERSAMA (SHARED PARENTING) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA HAK ASUH ANAK.” AL IQTISHADIYAH JURNAL EKONOMI SYARIAH DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH 5, no. 1 (2019): 61. https://doi.org/10.31602/iqt.v5i1.2143.
Fasa, Muhammad Iqbal. “Reformasi Pemahaman Teori Maqasid Syariah (Analisis Pendekatan Sistem Jasser Auda).” HUNAFA Jurnal Studia Islamika 13, no. 2 (2016): 218–46. https://doi.org/10.24239/jsi.v13i2.438.
Meliani, Meliani, dan Indra Budi Jaya. “PELAKSANAAN HAK ASUH BERSAMA TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR : ANALISIS NORMA HUKUM.” FASTABIQ: JURNAL STUDI ISLAM 3, no. 1 (2022): 56–68. https://doi.org/10.47281/fas.v3i1.87.
Rofiah, Khusniati. “TEORI SISTEM SEBAGAI FILOSOFI DAN METODOLOGI ANALISIS HUKUM ISLAM YANG BERORIENTASI MAQASHID AL- SYARI’AH (Telaah atas Pemikiran Jasser Auda).” istinbath 15, no. 1 (2018). https://doi.org/10.20414/ijhi.v15i1.138.
Saraswati, Rika, Emanuel Boputra, dan Yuni Kusniati. “PEMENUHAN HAK ANAK DI INDONESIA MELALUI PERENCANAAN PENGASUHAN, PENGASUHAN TUNGGAL DAN PENGASUHAN BERSAMA.” Veritas et Justitia 7, no. 1 (2021): 188–210. https://doi.org/10.25123/vej.v7i1.4066.
Mahkamah Agung RI, Yurisprudensi Nomor 110 K / AG/2007, diunduh dan diakses dari: https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/110kag2007/detail, pada tanggal 10 Juli 2025
Mahkamah Agung RI, Landmark Decisions (Putusan-putusan Penting) Tahun 2023, diunduh dan diakses dari:https://bldk.mahkamahagung.go.id/images/PUSLITBANG/Landmark-Decisions/Tahun-2023/Landmark-Decision-Tahun-2023-rev-1.pdf, pada tanggal 10 Juli 2025
Mahkamah Agung RI, Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2017, diunduh dan diakses dari:https://jdih.mahkamahagung.go.id/legal-product/sema-nomor-1-tahun-2017/detail, pada tanggal 10 Juli 2025.
Tim Kreatif Nafal. Kompilasi Hukum Islam Disertai Penjelasannya. 1 ed. PT.Nafal Global Nusantara, 2024.
Tim Penerbit Litnus. Undang-Undang Perkawinan: Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Beserta Penjelasannya. 1 ed. Literasi Nusantara Abadi Group, 2023.
Tim Penyusun. Himpunan Peraturan Perundang-undangan Republik Indonesia: Undang-Undang Perlindungan Anak. 1 ed. Laksana, 2018.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Prosiding Hukum Keluarga Islam

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.