Perspektif Hadis terhadap Kewajiban Nafkah Suami dan Pengelolaan Rumah Tangga oleh Istri dalam Pasal 34 UU Perkawinan
Keywords:
perkawinan, perspektif hadis, hak dan kewajibanAbstract
enelitian ini dilatarbelakangi oleh perdebatan mengenai relevansi Pasal 34 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dalam menghadapi perubahan sosial keluarga Muslim kontemporer. Pasal tersebut mengatur kewajiban suami melindungi istri dan memberi nafkah sesuai kemampuan, serta kewajiban istri mengatur urusan rumah tangga sebaik-baiknya. Perubahan pola keluarga, meningkatnya partisipasi perempuan dalam ruang publik, keluarga dengan dua pencari nafkah, penelantaran nafkah, dan tuntutan pembagian kerja domestik yang lebih adil menuntut pembacaan hukum yang proporsional. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi normatif hadis tentang nafkah suami dan peran istri, serta menilai kesesuaiannya dengan Pasal 34 UU Perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan dengan pendekatan perundang-undangan, hadis tematik, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis menegaskan kewajiban nafkah suami berdasarkan prinsip ma‘rūf dan kifāyah, serta menempatkan istri sebagai pemegang amanah pengelolaan rumah tangga melalui konsep ra‘iyyah. Keselarasan hadis dan Pasal 34 tampak pada kewajiban nafkah, perlindungan istri, pengelolaan rumah tangga, dan keseimbangan tanggung jawab keluarga. Kesimpulannya, Pasal 34 tetap relevan apabila dibaca bersama prinsip hadis, Pasal 31 UU Perkawinan, keadilan keluarga, dan kemaslahatan.
References
Al-Ja'fī, Abū 'Abdullāh Muḥammad ibn Ismā'īl al-Bukhārī. Ṣaḥīḥ al-Bukhārī. Diedit oleh Muṣṭafā Dīb al-Baghā. Damaskus: Dār Ibn Katsīr, Dār al-Yamāmah, t.t.
Al-Naisābūrī, Abū al-Ḥusain Muslim ibn al-Ḥajjāj ibn Muslim al-Qusyairī. Ṣaḥīḥ Muslim. Diedit oleh Aḥmad ibn Rif'at ibn 'Utsmān Ḥilmī al-Qaraḥiṣārī, Muḥammad 'Izzat ibn 'Utsmān al-Za'farān Būlīwī, dan Abū Ni'matullāh Muḥammad Syukrī ibn Ḥasan al-Anqarawī. Turki: Dār al-Ṭibā'ah al-'Āmirah, 1915.
Al-Nasā'ī, Abū 'Abd al-Raḥmān Aḥmad ibn Syu'aib. Al-Sunan al-Kubrā. Diedit oleh Ḥasan 'Abd al-Mun'im Syalbī. Cet. 1. Beirut: Muassasah al-Risālah, 2001.
Al-Sijistānī, Abū Dāwud Sulaimān ibn al-Asy'ats ibn Isḥāq ibn Basyīr ibn Syaddād ibn 'Amr al-Azdī. Sunan Abī Dāwūd. Diedit oleh Muḥammad Muḥyī al-Dīn 'Abd al-Ḥamīd. Beirut: Al-Maktabah al-'Aṣriyyah, Ṣaidā, 2001.
Al-Ṭabarānī, Sulaimān ibn Aḥmad ibn Ayyūb ibn Muṭayr al-Lakhmī al-Syāmī, Abū al-Qāsim. Al-Mu'jam al-Kabīr. Diedit oleh Ḥamdī ibn 'Abd al-Majīd al-Salafī. Cet. 2. Kairo: Maktabah Ibn Taimiyyah, 1995.
Al-Tirmiżī, Abū 'Īsā Muḥammad. Sunan al-Tirmiżī, t.t.
Ansah, M R. “Telaah hadis hak dan kewajiban suami–istri dalam kitab ḍa’u al-misbāh fī bayān ahkām an-nikāh (kajian maqasid).” UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan., 2024. http://etheses.uingusdur.ac.id/9158/.
Aziz, Abdul. “Analisis Undang–Undang Perkawinan 1974 pasal 34 ayat 2 tentang kewajiban istri ditinjau dari fiqih Munakahat.” IAIN Bengkulu 1, no. 1 (2021): 1–81. http://repository.iainbengkulu.ac.id/id/eprint/7843.
Badriah, Badriah, Chaula Luthfia, dan Qotrun Nida. “Hak dan Kewajiban Suami Istri Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Wanita Karir Di Desa Benda Kec. Sirampog Kab. Brebes).” Sultan Jurisprudence: Jurnal Riset Ilmu Hukum 3, no. 1 (2023): 73. https://doi.org/10.51825/sjp.v3i1.19800.
Belakang, Latar, dan Lahirnya Undang-undang Perkawinan. “Hukum Islam Vol. 21, No. 1 Juni 2021 Latar Belakang Lahirnya … Wazni” 21, no. 1 (2021): 133–51.
Chairina, Nina. “Istri Pencari Nafkah Utama Dalam Keluarga (Kajian Pasal 34 Ayat 1 Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan).” Jurnal Studi Gender dan Anak 8, no. 01 (2021): 99. https://doi.org/10.32678/jsga.v8i01.5861.
Fatakh, Abdul. “Nafkah Rumah Tangga Dalam Perspektif Hukum Islam.” Inklusif (Jurnal Pengkajian Penelitian Ekonomi Dan Hukum Islam) 3, no. 1 (2018): 57. https://doi.org/10.24235/inklusif.v3i1.2766.
Hamdalah, Ina Alif, dan Shabrun Jamil. “Rights and Duties of Husband and Wife in the Perspective of Prophetic Hadiths in the Book of ’Uqūd Al-Lujayn: A Study of Hadith Syarah.” Jurnal Riset Agama 2, no. 3 (2022): 182–98. https://doi.org/10.15575/jra.v2i3.19526.
Hudaf, Hamsah. “Pembentukan Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam.” al-hurriyyah 5 (2020).
Ibn Mājah, Abū 'Abdullāh Muḥammad ibn Yazīd al-Qazwīnī. Sunan Ibn Mājah. Diedit oleh Muḥammad Fu'ād 'Abd al-Bāqī. Kairo: Dār Iḥyā' al-Kutub al-'Arabiyyah - Faiṣal 'Īsā al-Bābī al-Ḥalabī, 2010.
Indonesia, Pemerintah Pusat. “Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.” Database Peraturan. Diakses 28 Mei 2026. https://peraturan.bpk.go.id/Details/47406/uu-no-1-tahun-1974.
Khairuddin, dan Abdul Jalil Salam. “Konsep Nusyuz Menurut Al-Qur`An dan Hadis (Kajian Hak dan Kewajiban Suami-Istri dalam Rumah Tangga).” El-Usrah 4, no. 1 (2021): 182–97. https://doi.org/10.22373/ujhk.v4i1.10096.
Nasution, Muhammad Syukri Albani. “PERSPEKTIF FILSAFAT HUKUM ISLAM ATAS HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI DALAM PERKAWINAN.” Analisis: Jurnal Studi Keislaman 15, no. 1 (2017): 63–80. https://doi.org/10.24042/ajsk.v15i1.713.
Nuryani, Dina. “Kewajiban Istri Terhadap Suami Dalam Perspektif Hadis.” holistic al-hadis 6 (2020).
Olviyani, Gita, Indah Pramitha Sari, Rif’al Fauzi Ys, Dani Devito, dan Victor Pratama M.Putra. “Fenomena Marriage is Scary di Kalangan Generasi Z : Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia.” Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam 6, no. 2 (2025): 141–57. https://doi.org/10.15575/as.v10i2.48333.
Pradikta, Hervin Yoki, Siti Mahmudah, dan Is Susanto. “Analysis of Judges’ Decisions Regarding Islamic Inheritance Cases and Its Implications for Family Law Reform in Indonesia.” SMART: Journal of Sharia, Traditon, and Modernity 2, no. 2 (2023): 91. https://doi.org/10.24042/smart.v2i2.14626.
Rahmawati, Dewi. “Perspektif Mubadalah Terhadap Pasal 34 Ayat (1) & (2) Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974.” Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam 1, no. 1 (2023): 55. http://etheses.uingusdur.ac.id/7428/.
Sar’an, Mohamad, Yusuf Hidayatulloh, Sofia Gussevi, Riski Indrawan, dan Nur Alam Ullumuddin Zuhri. “Implementation of Harmonious Family in the Concept of Proportionality of Obligations and Rights of Husband and Wife Relations: A Perspective on the Compilation of Islamic Law.” El-Usrah 7, no. 2 (2024): 695–712. https://doi.org/10.22373/ujhk.v7i2.24662.
Taufik, Ubaidillah Al-Jazili, dan Fini Krisanti. “HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI DALAM AL-QUR’AN.” ASA 3, no. 1 (2021): 1–17. https://doi.org/10.58293/asa.v3i1.47.
Wiryono, Singgih. “Petitum Gugatan UU Perkawinan Soal Kewajiban Nafkah Suami Diubah, Tekankan Aspek Saling Melindungi.” compas.com, 2026. https://nasional.kompas.com/read/2026/05/26/05100041/petitum-gugatan-uu-perkawinan-soal-kewajiban-nafkah-suami-diubah-tekankan.
Zulhaiba, Hukama, Arjani Dominick, Hoki Pinky, Adisty Puji, dan Hanifah Hafshoh. “Pernikahan dalam Islam Membina Keluarga yang Sakinah Mawaddah.” Aripafi 2, no. 1 (2025): 147.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Hukum Keluarga Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.