Konflik Hibah dan Wasiat dalam Kewarisan Islam di Indonesia
Relasi Kuasa, Yurisprudensi, dan Perlindungan Kelompok Rentan
Keywords:
hibah, wasiat, kewarisan Islam, keadilan substantif, perlindungan kelompok rentanAbstract
Penelitian ini menganalisis konflik hibah dan wasiat dalam kewarisan Islam di Indonesia dengan fokus pada perlindungan kelompok rentan dalam praktik hukum keluarga Islam kontemporer. Kesenjangan penelitian ini terletak pada terfragmentasinya kajian terdahulu yang membahas hibah, wasiat wajibah, dan keadilan substantif secara terpisah, sehingga belum membangun kerangka analitis terpadu untuk menjelaskan relasi ketiganya dalam konflik kewarisan. Akibatnya, dinamika relasi kuasa dalam praktik hibah dan wasiat serta peran yurisprudensi dalam perlindungan kelompok rentan belum tergambarkan secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika normatif dan praktik sengketa hibah dan wasiat, serta menelaah peran hakim dalam membangun keadilan substantif melalui penafsiran progresif dalam penyelesaian konflik kewarisan Islam di Indonesia. Penelitian ini menerapkan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap Kompilasi Hukum Islam (KHI), peraturan perundang-undangan, yurisprudensi Mahkamah Agung, putusan Pengadilan Agama, serta berbagai literatur akademik yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif menggunakan pendekatan keadilan substantif dan tujuan hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hibah dan wasiat tidak lagi semata menjadi instrumen normatif dalam sistem faraidh, melainkan telah berkembang sebagai mekanisme distribusi sosial yang dipengaruhi oleh relasi kuasa dalam keluarga. Wasiat wajibah juga mengalami perluasan melalui ijtihad hakim untuk melindungi anak angkat, ahli waris non-Muslim, dan kelompok rentan dalam keluarga. Penelitian ini berargumen bahwa pergeseran dari legal justice menuju social justice dalam praktik peradilan kewarisan Islam di Indonesia. Implikasinya, hukum kewarisan Islam perlu direkonstruksi agar lebih responsif terhadap keadilan substantif dan perlindungan kelompok rentan melalui penguatan orientasi tujuan hukum Islam dalam pembaruan hukum keluarga Islam.
References
Afifah, Siti Afifah Solehah, Abdul Kadir Sabaruddin, and Musthafa. “Konsep Hibah Bersyarat Sebagai Pencegahan Terjadinya Sengketa Waris Di Pengadilan Agama.” Indonesian Journal of Law and Justice 3, no. 2 (2025): 1–10. https://doi.org/10.47134/ijlj.v3i2.5258.
Akhsanty, Allya Shifa. “The Concept of Wasiat and Wasiat Wajibah in Indonesia From The Perspective of The Compilation of Islamic Law (KHI).” Journal of Private and Commersial Law 2, no. August (2025): 72–94. https://doi.org/https://doi.org/10.20885/JPCOL.vol2.iss1.art4.
Alifiyah, Rifdah, and Isa Anshori. “Legal Protection for Children in Cases of Domestic Violence in the Indonesian Households Rifdah.” El-Istishady: Jurnal Hukum Keluarga 6, no. 2 (2023): 348–61. https://doi.org/https://doi.org/10.22373/ujhk.v6i2.19153.
Amirullah, Lomba Sultan, and Supardin. “The Existence of Grants as a Legacy Review of Articles 211 Compile Islamic Law.” Al-Qadau: Jurnal Peradilan Dan Hukum Keluarga Islam 8, no. 2 (2021): 37–45. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/al-qadau.v8i2.22896.
Anggraeni, Ninda Dwi, and Fauziyah Putri Meilinda. “Praktik Wasiat Wajibah Bagi Anak Angkat Di Desa Sei Rampah Perspektif Maqashid Syariah.” Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam 15, no. 1 (2025): 49–62. https://doi.org/https://doi.org/10.30651/mqsd.v15i1.30105.
Arifin, Zainal, Tutik Hamidah, Zaenul Mahmudi, and Abd Rouf. “Analysis of Maqasidiyyah on The Compilation of Islamic Law and The Egyptian Al-Wasiyah Law Regarding Wajibah Bequest From Ibn Ashur’s Perspective.” Muslim Heritage 10, no. 1 (2025): 15–30. https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v10i1.10733.
Atika, Nur, Ahmad Nuh, Abdul Salam, and Safaruddin Safaruddin. “Diversion in the Juvenile Justice System: A Review of Implementation and Challenges.” ANAYASA : Journal of Legal Studies 2, no. 2 (2025): 58–69. https://doi.org/10.61397/ays.v2i2.336.
Baihaki, Ahmad, and Rabiah Al Adawiah. “Praktik Hibah Dan Wasiat Sebagai Pembagian Waris Pada Masyarakat Betawi Ditinjau Dari Teori Maslahah.” Jurnal Hukum Sasana 11, no. 2 (2025): 136–52. https://doi.org/https://doi.org/10.31599/sasana.v11i2.4628.
Bilalu, Naskur, Rosdalina Bukido, Syahrul Mubarak Subeitan, and Asril Amirul Zakariah. “Reevaluating Inheritance Distribution in Indonesia: The Role of Hibah as a Preventive Measure.” Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam 10, no. 1 (2025): 378–406. https://doi.org/10.29240/jhi.v10i1.12530.
Fauzan, Husni, and Dzulkifli Hadi Imawan. “The Thought of Maqashid Shariah by Al -Tahir Ibn Ashur.” Syariah Dan Hukum 5 (2023): 101–14. https://doi.org/https://journal.uii.ac.id/jsyh 10.20885/mawarid.vol5.iss1.art7.
Fauzi, Moh. Yasir. “Pembagian Harta Dengan Wasiat Wajibah Dan Hibah Dalam Hukum Islam.” Asas: Jurnal Hukum Ekonomi Syari’ah 9, no. 1 (2019): 103–10.
Hakim, Muhammad Lutfi. “Between Hibah and Waṣiat Wājibah for Non-Muslims: Expansive Legal Interpretations by Indonesian Religious Judges in Inheritance Cases.” Al-Ahwal 17, no. 2 (2024): 147–66. https://doi.org/10.14421/ahwal.2024.17201.
Harisi, Isnain La, and M Wahid Abdullah. “Pembaharuan Hukum Keluarga Islam Dalam Menghadapi Tantangan Sosial Kotemporer Perspektif Maqashid Syariah.” USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam 5, no. 2 (2024): 226–41. https://doi.org/https://doi.org/10.46773/usrah.v5i2.1358.
Hasyim, Ali Haydar, Nurshinta Dinda Annoegrah, and Rizka Aulia Sani. “Kedudukan Anak Angkat Tanpa Legalitas Dalam Waris Menurut Hukum Positif Indonesia.” Perspektif: Kajian Masalah Hukum Dan Pembangunan 31, no. 2 (2026): 132–45. https://doi.org/https://doi.org/10.30742/perspektif.v31i2.967.
Hidayat, Rahmat, Akh Fauzi Aseri, and M. Hanafiah. “Legalization of Informal Hibah and Wasiat through Isbat Hibah and Wasiat in Religious Courts.” Mazahib Jurnal Pemikiran Hukum Islam 22, no. 1 (2023): 89–128. https://doi.org/10.21093/mj.v22i1.5152.
Ipansyah, Nor, and Anwar Hafidzi. “Refom of Islamic Family Law in Indonesia: Integrating Maqasid Al-Syari’ah and the Principles of Justice in the Digital Era.” Al-Syakhshiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Dan Kemanusiaan 7, no. 2 (2025): 285–302. https://doi.org/10.1093/oseo/instance.00208803.
Irwan. “Reinterpretasi Hukum Waris Islam Dalam Konteks Sosial Modern.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan 4, no. 1 (2025): 1977–82. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1880.
Jamil, Robby Awaluddin. “Reformasi Hukum Keluarga Dan Perlindungan Hak Konstitusional Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Indonesia.” Jurnal Hukum Dan Sosial Politik 4, no. 1 (2026): 38–51. https://doi.org/https://doi.org/10.59581/jhsp-widyakarya.v4i1.6040.
Karjoko, Lego, Abdul Kadir Jaelani, Hilaire Tegnan, Henning Glaser, and Muhammad Jihadul Hayat. “Islamic Court’s Approach to Land Dispute in Inheritance Cases.” Ahkam 21, no. 2 (2021): 213.
Kemenag. Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia. Jakarta: Kementrian Agama RI, 2018.
Manan, Abdul. Aneka Masalah Hukum Perdata Islam Di Indonesia. Jakarta: Kencana, 2021.
Mu’minin, Muhammad Shofwanul. “Konflik Keluarga Akibat Pembagian ‘Harta Waris’ Dengan Hibah Perspektif Kompilasi Hukum Islam.” SAKINA: Journal of Family Studies 4, no. 3 (2020): 1–14. https://doi.org/http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/jfs Konflik.
Murti, Ari. “Menelaah Pemikiran Jasser Auda Dalam Memahami Maqqsid Syariah.” CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia 1, no. 2 (2021): 60–67.
Musaddad, Endad, Muhammad Ishom, Mohd Norhusairi Mat Hussin, and Ahmad Jamaludin Jambunanda. “Guaranteeing the Rights of Children and Women Post-Divorce: A Comparative Study Between Indonesia and Malaysia.” Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi 8, no. 1 (2025): 1–14. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v8i1.12214.
Mutmainnah, Iin, and Muhammad Sabir. “Wasiat Wajibah Bagi Ahli Waris Beda Agama (Analisis Terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor: 368K/AG/1995).” Diktum: Jurnal Syariah Dan Hukum 17, no. 2 (2019): 188–210. https://doi.org/https://doi.org/10.35905/diktum.v17i2.818.
Nasution, Khoiruddin, and Syamruddin Nasution. “Implementation of Indonesian Islamic Family Law To Guarantee Children’S Rights.” Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studis 59, no. 2 (2021): 347–74. https://doi.org/10.14421/ajis.2021.592.347-374.
Noor, Tajuddin. “Perlindungan Hukum Pasca Perceraian: Analisis Strategi Dan Implementasi Di Indonesia.” Kajian Ilmiah Hukum Dan Kenegaraan 4, no. 1 (2025): 61–71. https://doi.org/10.35912/kihan.v4i1.5149.
Pratama, Dody, and Saipudin. “Study of Digital Asset Inheritance: A Review of Contemporary Islamic Law in Indonesia.” Istinbath: Jurnal Hukum 22, no. 2 (2025): 286–308. https://doi.org/https://doi.org/10.32332/istinbath.v22i02.art03.
Puspantoro, Wikandaru Soni. “Pertimbangan Hakim Dalam Perluasan Wasiat Wajibah Di Luar Ketentuan Kompilasi Hukum Indonesia.” Journal of Law, Society, and Islamic Civilization 13, no. 2 (2025): 120. https://doi.org/10.20961/jolsic.v13i2.109134.
Rahayu, Agil Faradina, Arista Candra Irawati, and Hani Irhamdessetya. “Perlindungan Hukum Pidana Terhadap Anak Dan Wanita Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak Dan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.” Visa: Journal of Visions and Ideas 5, no. 3 (2025): 1424–39. https://doi.org/https://journal-laaroiba.com/ojs/index.php/visa/9696.
Ramadan, Nabila Putri Sahri, and Ani Yumarn. “Pemberian Hak Waris Anak Angkat Dan Anak Tiri Dalam Kewarisan Islam (Analisis Putusan Mahkamh Agung Nomor 489 K/AG/2011).” Jurnal Kritis Studi Hukum 11, no. 1 (2026): 82–91. https://doi.org/https://ojs.co.id/1/index.php/jksh/issue/view/63.
Ramadhan, Ahmad Ikhsan, Diana Ramadani, Rizky Hilmansyah, Muhamad Mustajib Ramdani, and Muhamad Arifin Ilham. “Perlindungan Hak Anak Pasca Perceraian: Perspektif Hukum Keluarga Islam Dan Kompilasi Hukum Islam.” Custudia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry 1, no. 3 (2026): 180–86. https://doi.org/https://doi.org/10.65310/7zvbnn89.
Riyadi, Ribut, and Siti Zumrotun. “Hibah Sebagai Strategi Penyelesaian Sengketa Pembagian Harta Waris Di Indonesia.” Adhki: Journal of Islamic Family Law 4, no. 1 (2022): 71–80. https://doi.org/www.doi.org/10.37876/adhki.v4i1.129.
Saragi, Paltiada. “The Dynamics of Legal Protection Implementation for Domestic Violence Victims in Indonesia: Lessons from International Practices.” Indonesian Journal of Law and Justice 3, no. 1 (2025): 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.47134/ijlj.v3i1.5012.
Siregar, Dahris. “Prinsip Keadilan Hukum Waris Islam Tentang Pembagian Warisan Antara Laki-Laki Dan Perempuan.” As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam Dan Pendidikan 13, no. 1 (2024): 94–105. https://doi.org/https://doi.org/10.51226/assalam.v13i1.505.
Sukiati, Muhammad Hidayat, and Muhamad Hasan Sebyar. “Analyzing the Practice of Hibah in Lieu of Inheritance among the Indonesian Muslim Community.” Al-Ulum 23, no. 1 (2023): 132–52. https://doi.org/https://doi.org/10.30603/au.v23i1.3440.
Suwarti, Decha Khunmay, and Stepan Abannokovya. “Conflicts Occurring Due to the Application of Different Legal Inheritance Systems in Indonesia.” Legality: Jurnal Ilmiah Hukum 30, no. 2 (2022): 214–27. https://doi.org/https://doi.org/10.22219/ljih.v30i2.21020.
Syfa, Fadiyah, and Ahmad Roza’i Akbar. “Kedudukan Surat Hibah Yang Dikeluarkan Oleh Pewaris Kepada Ahli Waris Sebelum Pewaris Meninggal Dunia, Ditinjau Dari Hukum Islam Dan Hukum Positif.” Az-Zawajir: Jurnal Hukum Islam 2, no. 1 (2019). https://doi.org/https://doi.org/10.57113/jaz.v2i1.108.
Taufiq, Windatria Malahayatie. “Optimalisasi Pemanfaatan Harta Warisan: Kunci Meningkatkan Ekonomi Keluarga.” JSE: Jurnal Sharia Economic 5, no. 2 (2026): 514–25. https://doi.org/https://doi.org/10.46773/jse.v4i1.
Tria Septi Wulani, and Fahmi Fatwa Rosyadi Satria Hamdani. “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Pembagian Harta Warisan Adat Suku Mandar.” Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam 2, no. 1 (2022): 1–6. https://doi.org/10.29313/jrhki.vi.610.
Usman, St. Syahruni. “Kontestasi Hibah Dan Faraidh Dalam Sengketa Waris: Analisis Normatif Dan Praktik Peradilan Agama Di Indonesia.” Bulletin of Islamic Law 2, no. 2 (2025): 120–30. https://doi.org/https://doi.org/10.51278/bier.v2i2.
Vaza, Moh. Rafi Irvanul, and Zaenul Mahmudi. “Implementasi Keadilan Sosial Double Movement Fazlur Rahman Dalam Pembagian Harta Waris Keluarga Adat Jawa.” Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law 6, no. 2 (2024): 198–213. https://doi.org/10.19105/al-manhaj.v6i2.16200.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Prosiding Hukum Keluarga Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.