Analisis Pengaruh Ta'aruf dalam Mengurangi Risiko KDRT
Studi Kasus pada Warga Kaliwates
Keywords:
ta’aruf, kekerasan dalam rumah tangga, pernikahan IslamiAbstract
Proses ta’aruf sebagai bentuk perkenalan pranikah dalam Islam diyakini memiliki pengaruh terhadap dinamika hubungan rumah tangga. Studi ini menelusuri keterkaitan antara proses ta’aruf dan kemungkinan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dengan mengambil warga Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember sebagai subjek penelitian. Pendekatan kualitatif digunakan dengan melibatkan delapan responden, terdiri dari empat pasangan yang menikah melalui ta’aruf dan empat pasangan lainnya yang tidak. Hasil temuan menunjukkan bahwa pasangan yang menjalani ta’aruf cenderung memiliki pola komunikasi dan penyelesaian konflik yang lebih terarah, meskipun tidak sepenuhnya terbebas dari konflik. Sementara itu, pasangan yang menikah tanpa ta’aruf menganggap pemahaman agama dan pengalaman bersama lebih menentukan dalam menjaga keharmonisan. Secara umum, ta’aruf berperan sebagai fondasi awal yang dapat mendukung terciptanya hubungan rumah tangga yang sehat, namun tetap diperlukan upaya berkelanjutan dalam membangun komunikasi dan menjaga nilai-nilai islami dalam kehidupan pernikahan.
Kata Kunci: Ta’aruf, Kekerasan dalam Rumah Tangga, Pernikahan, Komunikasi, Harmoni Keluarga
ABSTRACT
The ta’aruf process, as a form of pre-marital introduction in Islam, is believed to influence the dynamics of marital relationships. This study explores the relationship between ta’aruf and the potential for domestic violence, using residents of Kaliwates Sub-district, Jember Regency as research subjects. A qualitative approach was applied involving eight respondents, consisting of four couples who married through ta’aruf and four others who did not. The findings reveal that couples who underwent ta’aruf tend to demonstrate more structured communication and conflict resolution patterns, although conflicts still occur. Meanwhile, couples without ta’aruf consider religious understanding and shared experiences as more influential in maintaining harmony. In general, ta’aruf serves as an initial foundation that can support the formation of healthy family relationships, though continuous efforts are still needed to build communication and uphold Islamic values in marriage.
Keywords: Ta’aruf, Domestic Violence, Marriage, Communication, Family Harmony
References
Abū ‘Abd al-Raḥmān ‘Abdullāh bin ‘Abd al-Raḥmān bin Ṣāliḥ al-Bassām. Taysīr al-‘Allām Sharḥ ‘Umdat al-Aḥkām. al-Qahirah, Jumhūriyyat Miṣr al-‘Arabiyyah: Darb al-Atrak - Khalf al-Jami’ - al-Azhar, 2019.
Abu, Abdul Kadir. “Kedudukan Niat Dalam Ibadah.” MADZAHIB 5, no. 2 (31 Mei 2023): 1–7. https://jurnal.stisalmanar.ac.id/index.php/madzahib/article/view/17.
Ansori, Ibnu Hajar. “Pergeseran Pemahaman Konsep Istikharah Dari Bertanya Menuju Berserah Diri.” Spiritualita 4, no. 1 (24 Juli 2020): 43–64. https://doi.org/10.30762/spr.v4i1.2323.
Asmaya, Enung. “IMPLEMENTASI AGAMA DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH.” KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi 6, no. 1 (2012). https://doi.org/10.24090/komunika.v6i1.341.
Azizah. hasil wawancara, 7 Juli 2025.
Azizah, Rahmalia Wulan. “Fenomena Gerakan Indonesia Tanpa Pacaran Sebagai Kelompok Sub-Culture Aktivisme Keagamaan.” Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika Dan Komunikasi 5, no. 1 (10 Januari 2024): 373–82. https://doi.org/10.35870/jimik.v5i1.498.
Budianto, Enggran Eko. “Penjelasan Keluarga Briptu Rian, Korban Polwan Bakar Suami di Mojokerto.” detikjatim. Diakses 5 Mei 2025. https://www.detik.com/jatim/hukum-dan-kriminal/d-7612854/penjelasan-keluarga-briptu-rian-korban-polwan-bakar-suami-di-mojokerto.
Bukhari, Bukhari. “KHALWAT DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF.” Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan Dan Ekonomi Islam 10, no. 2 (2018): 109–21. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v10i2.942.
Database Peraturan | JDIH BPK. “UU No. 23 Tahun 2004.” Diakses 2 Mei 2025. http://peraturan.bpk.go.id/Details/40597/uu-no-23-tahun-2004.
Iskandar, Dadang. “UPAYA PENANGGULANGAN TERJADINYA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA.” YUSTISI 3, no. 2 (1 September 2016): 13–13. https://doi.org/10.32832/yustisi.v3i2.1102.
Kamaluddin, Ahmad. “Kontsruksi Makna Taaruf Dalam Al-Qurâ€TMan (Upaya Membangun Harmonisasi Kehidupan Sosial).” Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 7, no. 02 (30 November 2022). https://doi.org/10.30868/at.v7i02.3180.
Lindayani Natalia. hasil wawancara, 7 Juli 2025.
Maulaya, Athi’, Azhar Pagala, dan Muhammad Izhar. “KEKERASAN ORANG TUA DALAM UPAYA MENDIDIK ANAK.” Mitsaq: Islamic Family Law Journal 3, no. 1 (31 Januari 2025): 35–56. https://doi.org/10.21093/jm.v3i1.8790.
Mochamad Alif Fahrurozi. hasil wawancara, 7 Juli 2025.
Modiano, Jovanka Yves. “Pengaruh Budaya Patriarki Dan Kaitannya Dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.” SAPIENTIA ET VIRTUS 6, no. 2 (27 September 2021): 129–40. https://doi.org/10.37477/sev.v6i2.335.
M.Si, Nartin, S. E., Faturrahman M.Ak S. E., Dr H. Asep Deni СВА M. M. , CQM, Dr Yuniawan Heru Santoso M.Si S. E. , S. Sos, Paharuddin M.Si S. T., Dr Drs I. Wayan Gede Suacana M.Si, Dr Etin Indrayani, Firman Yasa Utama M.T S. Pd, Wico J. Tarigan M.Si S. E., dan Eliyah Μ.Κ.Μ S. K. Μ. METODE PENELITIAN KUALITATIF. Cendikia Mulia Mandiri, 2024.
Musyafah, Aisyah Ayu. “PERKAWINAN DALAM PERSPEKTIF FILOSOFIS HUKUM ISLAM.” CREPIDO 2, no. 2 (29 November 2020): 111–22. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/crepido/article/view/9555.
Nasution, Khoirudin. “Draf Undang-Undang Perkawinan Indonesia: Basis Filosofis Dan Implikasinya Dalam Butir-Butir UU.” Unisia, no. 48 (2003). https://doi.org/10.20885/unisia.vol26.iss48.art3.
Nur Iksan Arfa Nabale Bahrun. hasil wawancara, 7 Juli 2025.
Rahardjo, Mudjia. “Studi kasus dalam penelitian kualitatif: konsep dan prosedurnya.” Teaching Resources, 2017. http://repository.uin-malang.ac.id/1104/.
Rodja, Radio. “Jangan Memukul Wajah.” Radio Rodja 756 AM (blog), 22 Desember 2022. https://www.radiorodja.com/52542-jangan-memukul-wajah/.
ROSIDATUN MUNAWAROH. “KONSEP TA’ARUF DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM,” 2018.
Rosita, Kusnulia, dan Yeniar Indriana. “PENGALAMAN SUBJEKTIF ISTRI YANG MENIKAH DENGAN PROSES TAARUF.” Jurnal EMPATI 3, no. 4 (22 Oktober 2014): 311–23. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/7592.
Syuhud, A. Fatih. Jihad Keluarga: Membina rumah tangga sukses dunia akhirat. A. Fatih Syuhud, 2021.
Yanti. hasil wawancara, 7 Juli 2025.
Zahra, Safrida. “Dampak Kekerasan dalam Rumah Tangga serta Relevansinya terhadap Hak Asasi Manusia: Studi Kasus Mega Suryani Dewi Tahun 2023.” Gema Keadilan 10, no. 3 (26 September 2023): 115–26. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/gk/article/view/20385.
“ص49 - كتاب المصنف ابن أبي شيبة ت الشثري - ﴿واهجروهن في المضاجع﴾ - المكتبة الشاملة.” Diakses 2 Juni 2025. https://shamela.ws/book/333/21185.
“ص440 - كتاب كنز العمال في سنن الأقوال والأفعال ط الرسالة - الفرع الثاني في الأمر بالصلاة - المكتبة الشاملة.” Diakses 25 Mei 2025. https://shamela.ws/book/2677/12001#p1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Hukum Keluarga Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.