Moderasi Beragama: Aplikasi Konsep Dalam Perspektif Nilai-nilai Keagamaan

Penulis

  • Hendri Waluyo Lensa Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i Jember
  • Sucipto Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i Jember

Kata Kunci:

moderasi beragama, inklusif, tahniah, kearifan lokal, nilai keagamaan

Abstrak

Indonesia memiliki banyak keragaman. Salah satu keragaman yang paling rawan menimbulkan gejolak di masyarakat Indonesia adalah keragaman agama. Beberapa kalangan menawarkan solusi untuk mengatasi masalah tersebut yaitu berupa moderasi beragama. Moderasi beragama adalah sebuah pandangan atau sikap yang selalu berusaha mengedepankan jalan tengah dari dua sikap yang berseberangan atau berlebihan sehingga salah satu dari dua sikap dimaksud tidak mendominasi dalam pikiran seseorang. Adapun nilai-nilai keagamaan yaitu suatu konsep yang mengandung tata aturan dari Allah melalui perantaraan utusan-Nya yang dibenarkan oleh masyarakat karena mengandung sifat kemanusiaan sehingga menjadi identitas umum dan tercermin dalam tingkah laku manusia. Nilai-nilai keagamaan pada penelitian ini mengupas pada cakupan tsawabit dan mutaghayyirat. Penelitian ini berawal dari kegelisahan akademik tentang penerapan konsep moderasi beragama yang tidak dikawal oleh kaidah tsawabit dan mutaghayyirat. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, dengan membandingkan beberapa contoh kasus dengan kandungan ayat dan hadis. Hasil penelitian menunjukkan dijumpai beberapa impresi negatif dalam penerapan konsep beragama yang melanggar tsawabituddin. Ada beberapa aplikasi dari konsep moderasi beragama yang tidak sejalan dengan nilai-nilai keagamaan, antara lain: inklusif pada ranah teologi, ucapan tahniah pada perayaan hari raya nonmuslim dan menjunjung kearifan lokal yang hyper-tolerance.

Referensi

Al-Qur’an al-Karim.

Abdurrohman, Asep. “Eksistensi Islam Moderat dalam Perspektif Islam,” Rausyan Fikr, Vol. 14, No. 1, 2018.

Abidin, Zain. “Islam Inklusif: Telaah atas Doktrin dan Sejarah.” Humaniora. Vol. 4, No. 2. 2013.

Akhmadi, Agus “Moderasi Beragama dalam Keragaman Indonesia.” Jurnal Diktat Keagamaan. Vol. 13, No. 2, 2019.

Arib, Juhra Muhammad. “Ucapan Selamat Natal Menurut Quraish Shihab Dalam Tafsir Al Misbah: Studi Analisis Terhadap Q.S. Maryam Ayat 33.” Jurnal Aqlam. Vol. 1, No. 2, 2016.

Arif, Khairan Muhammad. “Moderasi Islam (Wasathiyah Islam) Perspektif Al-Qur’an, As-Sunnah serta Pandangan para Ulama dan Fuqaha.” Al-Risalah Jurnal Studi Islam dan Pemikiran Islam. Vol. 11, No. 1. 2020.

Asmad, “Menerapkan Gerakan Islam Moderat sebagai Pengikis Fundamentalis dan Liberalis dalam Mengawal Karakteristik Islam di Indonesia,” Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, Vol. 16, No. 1, 2019, 141-152.

Asmar, Afidatul. Moderasi Beragama di Mata Masjid, Mall dan Tempat Hiburan Malam dalam Muhammad Haramain. Mainstreaming Moderasi Beragama dalam Dinamika Kebangsan. Parepare: IAIN Parepare Nusantara Press Lekkas, 2020.

Asmuki. “Selamat Natal dalam al-Qur’an dan Hadits,” Al-Insyiroh, Vol. 2, No. 2. 2018.

Aspandi, “Halal Dan Haram Natal; Tinjauan Ulama Tentang Mengucapkan dan Menghadiri Natal,” Al-‘Adalah: Jurnal Syariah dan Hukum Islam. Vol. 3, No. 3. 2018.

Al-Asyqar, Muhammad Sulaiman Abdullah. Zubdatut Tafsir. Qatar: Wizaratul Auqaf wal Syu’un al-Islamiyah, 1428 H.

Al-Bahuti, Manshur bin Yunus, Kasysyaf al-Qina’ ‘an Matn al-Iqna’. Jilid 3. Bairut: ‘Alam al-Kutub. 1403 H.

Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail. Shahih Bukhari. Cet. I; Damaskus: Dar Ibnu Katsir. 2002.

Chasbullah, Wiwik Setiyani dan Khoirun Nisa', “Spiritualitas dalam Sinkretisme Islam dan Sapta Darma.” Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora. Vol. 19, No. 1, 2021.

Fahri, Mohamad dan Ahmad Zainuri. “Moderasi Beragama di Indonesia,” Jurnal Intizar, Vol. 25, No. 2, 2019.

Fuadi, Ahmad. “Studi Islam (Islam Eksklusif Dan Inklusif).” Wahana Inovasi. Vol. 7, No. 2. 2018.

Al-Haitami, Ahmad bin Muhammad bin Hajar, Al-Fatawa al-Fiqhiyah al-Kubro. jiid 4. t.k.: al-Maktabah al-Islamiyah, t.t.

Al-Hamdi, Ridho, dkk. Politik Inklusif Muhammadiyah. Yogyakarta: UMY Press, 2019.

Hernawan, Wawan, Tatang Zakaria, dan Aini Rohmah. “Sinkretisme Budaya Jawa dan Islam dalam Gamitan Seni Tradisional Janengan.” Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya. Vol. 4, No. 3, 2020.

Ibn Haj, Muhammad bin Muhammad al-‘Abdari al-Maliki, Al-Madkhal. Jilid 2. t.k.: Dar al-Turats, t.t.

Ibn Hajar Al-Asqalani, Ahmad bin Ali. Fath al-Bari Syarah Shahih al-Bukhari. Jilid 13, Bairut: Dar al-Ma’rifah, 1379 H.

Irama, Yoga dan Liliek Channa AW. “Moderasi Beragama dalam Perspektif Hadis.” Mumtaz Jurnal Studi al-Qur’an dan Keislaman. Vol. 5, No. 1, 2021.

Jempa, Nurul. “Nilai-nilai Agama Islam.” Pedagogik. Vol. 1, No. 2. 2018.

Al-Naisaburi, Muslim bin Al-Hajjaj. Shahih Muslim. Beirut: Dar Ihya’ut Turots al-Islami. 2010.

Al-Mishri, Zainuddin bin Ibrahim bin Najim. Al-Bahr al-Ra’iq Syarh Kanz al-Daqo’iq. Jilid 8. Cet. II; Kairo: Dar al-Kitab al-Islami, t.t.

Al-Qaradhawi, Yusuf. “Tahni-ah Ahlil Kitab bi A’yadihim”, dalam https://www.al-qaradawi.net/node/3828.

Sari, Milya dan Asmendri. “Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA.” Natural Science. Vol. 6, No. 1. 2020.

“Sektarianisme,” dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Sektarianisme. Shihab, Muhammad Quraish. Tafsir al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian

al-Qur’an. Jilid 8. Jakarta: Lentera Hati, 2002. Al-Sijistani, Sulaiman bin al-Ats’asy. Sunan Abu Dawud. Bairut: Maktabah al-Ashriyah, t.t.

Al-Syaibani, Ahmad bin Muhammad bin Hanbal. Musnad. Bairut: Mu’assasah Risalah, 2001.

Syarief, Yunita Iriani. Bunga Rampai Mengembangkan Karakter Melalui Pendidikan Berbasis Nilai. Sleman: Deepublish, 2021.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2008.

Woly, Nicolas J. Perjumpaan di Serambi Iman. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 2008.

Wulandari, Riza. “Tradisi Megibung (Studi Kasus Singkretisme Agam di Kampung Islam Kepaon Bali).” Gulawentah: Jurnal Studi Sosial. Vol. 2, No. 1, 2017.

Yunus, Firdaus M. “Konflik Agama di Indonesia Problem dan Solusi Pemecahannya.” Jurnal Subtsansia. Vol. 16, No. 2. 2014.

Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2008.

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-15

Cara Mengutip

Hendri Waluyo Lensa, & Sucipto. (2025). Moderasi Beragama: Aplikasi Konsep Dalam Perspektif Nilai-nilai Keagamaan. Prosiding Hukum Keluarga Islam, 90–125. Diambil dari https://prosiding.stdiis.ac.id/index.php/hki/article/view/60

Terbitan

Bagian

Artikel Prosiding